Obral Pesona ke Dunia, Yogyakarta Siapkan Strategi Jadi Kota Festival Global

“Kita bertanya, apa yang bisa pemerintah berikan. Bukan sebaliknya. Sentuhan kecil tapi tepat itu justru lebih berarti,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan konsep Calendar of Event terintegrasi mulai dapat diformulasikan pada 2026 untuk implementasi penuh pada 2027. Hasto menekankan pentingnya percepatan, terutama dalam aspek perencanaan anggaran dan infrastruktur pendukung.

“Kita harus gerak cepat. Dari brainstorming langsung diformulasikan, supaya yang perlu dianggarkan bisa segera diusulkan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mencontohkan beberapa langkah strategis yang tengah disiapkan, seperti penguatan event melalui kolaborasi lintas dinas, pengembangan perayaan keagamaan sebagai simbol kota toleran, hingga pengemasan Nyadran Agung dan festival takbiran sebagai daya tarik wisata. “Kita ingin event-event ini tidak berdiri sendiri, tapi saling terhubung dan menjadi satu kekuatan besar untuk pariwisata dan ekonomi kreatif,”  ungkapnya. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *