Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Ta’yinul Birri Bagus Nugroho, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui pendekatan ekoteologi. Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari proses pembelajaran.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar sumber daya alam tetap terjaga,” ujarnya.
Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi terhadap peran PERGUNU dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ia menilai guru memiliki posisi strategis dalam membangun sumber daya manusia.
Pengurus Wilayah PERGUNU Jawa Tengah, Nur Kholid, seusai melantik 19 PAC, mengingatkan pentingnya menjaga komitmen pengabdian dalam organisasi. Ia meminta para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan peran secara aktif.
Kegiatan juga diisi dengan mauidhoh hasanah oleh Abdul Kholik yang menyinggung peran guru dalam membangun peradaban.
Pada sesi seminar pendidikan, panitia menghadirkan akademisi Agus Waluyo dan tim advokasi hukum PERGUNU. Seminar membahas penguatan kompetensi guru sesuai bidang keilmuan serta perlindungan hukum dalam menjalankan profesi.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain pengurus PW PERGUNU Jawa Tengah, jajaran PCNU Kabupaten Semarang, pimpinan perguruan tinggi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.(*)
