“IDP ini bukan sekadar dokumen administratif. Ini adalah panduan strategis bagi setiap ASN untuk mengembangkan diri sekaligus mendukung pencapaian kinerja organisasi,” tambahnya.
Disampaikan, penyusunan IDP juga menjadi salah satu prasyarat penting dalam implementasi manajemen talenta, khususnya menuju tahap talent pool expose. Meski merupakan hal baru, Pemkab Purbalingga optimistis seluruh ASN mampu menyusun IDP dengan baik.
“Kami targetkan akhir Mei seluruh OPD sudah menyusun IDP masing-masing. Waktu yang tersedia cukup, tinggal bagaimana komitmen kita untuk menyelesaikannya,” tegasnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Arif Rahman. Melalui langkah ini, Pemkab Purbalingga berharap pengelolaan ASN semakin berbasis sistem merit, sehingga mampu menciptakan aparatur yang profesional, adaptif, dan berdaya saing, serta memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat. (*)
