Penerima manfaat terdiri atas keluarga fakir miskin, yatim dhuafa, ibu hamil dan ibu menyusui dari keluarga kurang mampu, tenaga pendidik berpenghasilan rendah, hingga pekerja rentan seperti pengemudi ojek dan pedagang kecil.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi kepercayaan jamaah yang menitipkan dam melalui BAZNAS. Menurut dia, pelaksanaan dam haji tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga membawa manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.
“Semoga pelaksanaan penyembelihan dam haji ini membawa keberkahan bagi para jamaah yang menunaikan ibadah sekaligus memberi manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Semarang,” ujar Ngesti.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penyembelihan dan distribusi daging.
Ngesti berharap program serupa dapat berkembang pada tahun-tahun berikutnya sehingga makin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
“Semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan seperti ini perlu terus kita perkuat untuk mewujudkan Kabupaten Semarang yang semakin sejahtera dan penuh keberkahan,” kata dia.(*)
