Menikmati “Slow Living” di Warung Kinasih Tuntang, Sensasi Garang Asem Bambu dengan Aroma Smoky

Nama “Kinasih” bukan sekadar label. Edy menjelaskan bahwa nama tersebut diambil dari niatan tulus untuk mengasihi setiap pelanggan yang datang selayaknya saudara sendiri.

“Kami ingin mengasihi customer seperti orang yang kami kasihi. Jadi, pelayanan adalah prioritas utama. Mulai dari penyambutan di depan, mengantar ke tempat duduk, hingga adanya greeter yang menanyakan langsung kesan dan masukan dari pelanggan,” jelas Edy, saat ditemui di warungnya, baru-baru ini.

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang mayoritas datang bersama keluarga, Warung Kinasih menyediakan variasi paket menu yakni paket berempat berisi empat potong ayam kampung dengan harga Rp92 ribu, paket berdua berisi dua potong ayam kampung seharga Rp47 ribu. Selain itu, tersedia pilihan campuran kepala dan hati ayam untuk berempat di harga Rp56 ribu, sedangkan campuran kepala dan hati ayam untuk berdua dengan harga Rp29 ribu.

Tersedia juga ayam kampung goreng yang dipadukan dengan nasi liwet dan es teh jumbo. Sebagai pelengkap, pengunjung juga bisa menikmati beragam jajanan pasar dan camilan tradisional sebagai lauk pendamping.

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi makan dengan suasana pedesaan yang tenang, Warung Kinasih buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Tempat ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin sejenak berhenti dari rutinitas dan menikmati hidup dengan lebih lambat. (rbd)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *