Urai Masalah Sampah, Wali Kota Magelang Luncurkan Program Go Green di Terminal Tidar

Damar menjelaskan, program Go Green sangat selaras dengan visi “Merawat Magelang”. Mengingat Kota Magelang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam seperti tambang atau hasil laut, sektor jasa dan perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian. Oleh karena itu, kenyamanan lingkungan menjadi aset yang sangat berharga.

“Kota Magelang memiliki kualitas udara yang baik karena banyak pepohonan yang menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi inovasi pengelolaan sampah botol plastik yang mulai diterapkan di Terminal Tidar sebagai langkah konkret menjaga daya tarik kota.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Sarpras BPTD Kelas I Jawa Tengah, Aminudin, menyatakan bahwa Terminal Tidar kini diproyeksikan tidak hanya sebagai tempat naik-turun penumpang, tetapi juga sebagai ruang publik yang ramah lingkungan.

“Terminal adalah wajah pelayanan transportasi darat sekaligus cerminan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui program Go Green ini, kita ingin terminal menjadi teladan kebersihan. Langkah nyata ini memerlukan sinergi dari seluruh stakeholder,” ujar Aminudin.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *