“Penerimaan siswa rencananya akan mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh warga Kabupaten Purbalingga memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar di SNT sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Siapa pun bisa mendaftar di SNT Purbalingga dengan catatan merupakan warga Kabupaten Purbalingga dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Prosesnya juga akan dimonitor langsung oleh kementerian,” jelasnya.
Untuk memastikan layanan pendidikan dapat segera berjalan, Pemkab Purbalingga telah menyiapkan sejumlah gedung transit sebagai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar sambil menunggu pembangunan sekolah selesai. “Sejumlah lokasi transit telah disiapkan. Sesuai arahan Kemendikdasmen, lokasinya tidak boleh jauh dari calon lokasi pembangunan SNT,” tambah Dimas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, menjelaskan pada tahun pertama operasionalnya, SNT akan membuka enam rombongan belajar (rombel). Menurutnya, sekolah ini mengusung konsep pendidikan gratis yang dapat diakses seluruh masyarakat.
“Sekolah ini gratis seperti konsep Sekolah Rakyat, hanya saja tidak menggunakan sistem asrama atau boarding school. Semua warga Purbalingga memiliki kesempatan untuk mendaftar dan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
