​Wali Kota Magelang Dorong KUBE Jadi Solusi Mandiri Tekan Kemiskinan

Keberhasilan tersebut membuktikan penciptaan lapangan kerja tidak selalu bergantung pada industri besar, tetapi juga dapat tumbuh dari usaha-usaha kecil yang berkembang di tengah masyarakat.

“Ini salah satu strategi kami, dalam upaya menyiapkan SDM yang punya skill tertentu agar bisa bekerja di sektor mana pun. Kami (Kota Magelang) tidak punya lahan besar (untuk bangun industri besar), kami ini kota jasa dan perdagangan,” ungkapnya.

Kepala Dinsos Kota Magelang, Bambang Nuryanta, mengutarakan program KUBE digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak 2026. Setiap kelompok KUBE beranggotakan 10 keluarga miskin usia produktif yang berdomisili berdekatan dan terdaftar dalam basis data kesejahteraan sosial.

Kelompok dapat mengembangkan berbagai jenis usaha seperti perdagangan, jasa, peternakan, industri rumah tangga, pengolahan makanan, pertanian, maupun perikanan.

“Melalui program ini, setiap kelompok yang sudah punya embrio usaha, mendapat bantuan modal usaha sebesar Rp20 juta, yang digunakan untuk pengadaan barang dan sarana usaha sesuai proposal yang telah disetujui,” katanya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *