Dugaan Kebocoran Data Bansos DT Jateng Ditangani, Diskomdigi Pastikan Sistem Sudah Pulih

SEMARANG, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) bergerak cepat menangani dugaan kebocoran data penerima bantuan sosial (bansos) pada aplikasi Data Terpadu Jawa Tengah (DT Jateng). Saat ini, sistem dipastikan telah pulih sepenuhnya pascamitigasi dan penguatan keamanan siber.

Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan berdasar notifikasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta koordinasi kepolisian.

Kronologi bermula pada 12 Februari 2026 saat jajaran Polda Banten berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jateng terkait penyidikan dugaan akses data ilegal. Selanjutnya, pada 20 Februari 2026, BSSN menerbitkan notifikasi resmi mengenai indikasi celah keamanan tersebut.

“Peristiwanya diduga sebenarnya sudah terjadi sekitar satu tahun sebelumnya, kurang lebih pada April 2025,” ujar Lilik di Semarang, Rabu 22 Juli 2026.

Menerima laporan tersebut, tim IT Dinsosbersama Diskomdigi di bawah supervisi BSSN dan Kementerian Komdigi langsung melakukan tindakan tanggap insiden (incident response). Langkah pengamanan mencakup penutupan akses sementara, penerapan verifikasi berlapis, hingga pengukuhan benteng pertahanan siber.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *