Hubungkan Jateng-DIY, Pemprov Jateng Percepat Pembangunan Jembatan Dengkeng

“Jembatan lama terkadang tidak terlihat ketika air melimpah. Sekarang ditinggikan dua meter, sehingga saat terjadi banjir jembatan masih tetap terlihat dan masyarakat lebih aman melintasinya,” jelasnya.

Berdasarkan data pelaksanaan per 19 Oktober 2026, progres fisik pembangunan Jembatan Dengkeng telah mencapai 60 persen, melampaui target rencana sebesar 59 persen. Masa kontrak pekerjaan ini berlangsung selama 180 hari kalender, terhitung sejak 25 Juni hingga 21 Desember 2026.

Pihaknya berharap pekerjaan konstruksi dapat rampung lebih cepat dari jadwal, yakni sekitar satu minggu hingga sepuluh hari sebelum batas waktu kontrak berakhir, agar dapat segera diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala Desa Plosowangi, Danang Mahendra, menilai keberadaan Jembatan Dengkeng sangat krusial bagi mobilitas warga Kecamatan Cawas dan sekitarnya. Jalur ini menjadi akses utama warga Jawa Tengah menuju DIY, termasuk ke kawasan wisata Gunungkidul.

“Dengan selesainya jembatan ini nanti, akses transportasi akan semakin lancar dan perekonomian masyarakat, khususnya di Desa Plosowangi, diharapkan kembali meningkat,” tuturnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *