Wabup Magelang Dorong GP Ansor Jadi Garda Depan Solusi Masyarakat

Selain integritas, Sahid mendorong kader GP Ansor untuk mengusung gaya kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif. Dinamika atau perbedaan pendapat di dalam organisasi harus diselesaikan lewat musyawarah mufakat, bukan justru memicu perpecahan.

Ia juga meminta GP Ansor memperluas jaringan sinergi dengan pemerintah, ormas lain, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga berbagai elemen masyarakat. “Organisasi yang kuat bukanlah organisasi yang berjalan sendiri, melainkan organisasi yang mampu membangun kerja sama,” tegasnya.

Di era digital saat ini, Sahid turut mengingatkan pentingnya peran kader ormas dalam menjaga kondusivitas wilayah. Penyebaran disinformasi, kabar bohong (hoaks), provokasi, dan ujaran kebencian dinilai dapat merusak keutuhan sosial jika tidak disikapi secara bijak.

Kader GP Ansor diharapkan mampu menjadi penyejuk, bijak dalam bermasyarakat digital, serta mengutamakan tabayyun atau klarifikasi. “Kita ingin organisasi kemasyarakatan menjadi bagian dari solusi,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang, Sri Utari, menjelaskan bahwa kegiatan ini dihelat untuk mendongkrak integritas, wawasan kebangsaan, kapasitas kepemimpinan, serta tata kelola organisasi.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *