UNGARAN, Cakram.net – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Semarang menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 400 baju hazmat kepada Pemkab Semarang. Bantuan ini diterima langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto di Kantor BPBD Kabupaten Semarang, Rabu (24/3/2021).
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Semarang Umi Sobihah mengatakan, pemberian bantuan 400 baju hazmat tersebut merupakan salah satu program kerja bidang sosial dalam rangkaian kegiatan Fatayat Peduli Bencana.
“Fatayat sebagai salah satu organisasi perempuan dalam ekstistensinya pada masa pandemi covid-19 ingin memberikan kontribusi yang nyata kepada pemerintah melalui pemberian bantuan 400 hazmat ini,” kata Umi melalui keterangan tertulis, Kamis (25/3/2021).
Menurutnya, hazmat merupakan alat pelindung diri paling utama bagi petugas medis yang tengah berjuang merawat pasien covid-19. Selain petugas medis, hazmat juga diperlukan bagi para petugas dalam proses pemakaman pasien Covid-19 agar terhindar dari paparan virus yang telah menyebabkan kematian lebih dari 39 ribu jiwa di Indonesia dan 2.7 juta jiwa penduduk dunia hingga pertengahan Maret 2021.
“Kita pernah mendengar berita tentang petugas medis atau relawan yang kekurangan hazmat saat menjalankan tugas. Karena fungsinya yang sangat vital ini, kami berharap bantuan hazmat ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ditambahkan Umi, pakaian hazmat yang diserahkan kepada BPBD Kabupaten Semarang merupakan hasil karya salah satu kader Fatayat Kabupaten Semarang yang rumah produksinya ada di Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat.
Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PC Fatayat NU Kabupaten Semarang atas donasi 400 hazmat tersebut. Pihaknya berharap kegiatan sosial ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk ikut berpartisipasi bersama pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana, khususnya bencana non alam pandemi Covid-19.
“Pemerintah tentu memiliki keterbatasan, dan saya kira apa yang dilakukan oleh sahabat-sahabat Fatayat ini bisa menginspirasi ormas lainnya untuk bergerak bersama mencegah penyebaran Covid-19 maupun menangani dampak sosialnya,” katanya.
Ketua Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto mengungkapkan, 400 baju hazmat bantuan dari Fatayat dalam berita acara serah terima barang yang ditanda tangani kedua belah pihak bernilai sekitar Rp 20 juta. Pihaknya akan segera menyalurkan baju hazmat tersebut kepada Satgas Covid-19 di Kabupaten Semarang.
“Sesuai arahan Pak Bupati, bantuan hazmat ini akan disalurkan kepada tenaga pemakaman di tingkat Gugus Covid Kecamatan yang lingkup kerjanya sampai ke tingkat desa,” ungkapnya. (Cakram)
