BOYOLALI, Cakram.net – Gunung Merapi di barat Kabupaten Boyolali masih menunjukan aktivitasnya. Tercatat pada Senin 6 September 2021 dan Senin 20 September 2021, gunung teraktif ini meluncurkan lahar disertai guyuran abu vulkanik ke sejumlah wilayah di Kota Susu. Salah satu yang terkena dampak abu vulkanik yakni di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
Untuk membantu warga Desa Tlogolele yang terkena dampak tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Boyolali mengirimkan bantuan gabah kering sebanyak 4,95 ton untuk warga di dua dusun yang mengalami dampak paling buruk, yakni Dukuh Tlogomulyo dan Tlogolele. Bantuan ini diserahkan di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) Desa Tlogolele pada Senin 20 September 2021.
“Dukuh Tlogolele dan Tlogomulyo, Desa Tlogolele banyak yang terdampak akibat erupsi tersebut. Dimana yang terdampak kurang lebih 370 KK. Atau kurang lebih sekitar 1.125 jiwa,” kata Kepala DKP Kabupaten Boyolali, Joko Suhartono, dilansir dari laman Pemkab Boyolali.
Melalui kegiatan penanganan daerah rawan di DKP Kabupaten Boyolali, sebanyak 4,95 ton gabah kering tersebut dibagikan ke 1.125 orang. Setiap orang akan mendapatkan 4,4 kilogram gabah kering atau setara dengan 2,75 kilogram beras.
