UNGARAN, Cakram.net – Satuan tugas sapu bersih pungutan liat (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Semarang melakukan sosialisasi unit pemberantasan pungutan (UPP) kepada 100 kepala sekolah menengah pertama, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Jumat siang 27 Oktober 2023. Acara ini dibuka oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Bupati dalam sambutannya mewanti-wanti kepala sekolah untuk tidak melakukan pungutan yang membebani para orang tua dan siswa. Karena pemerintah telah memberikan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang telah dihitung matang untuk mencukupi kebutuhan pokok pendidikan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Sehingga seharusnya tidak ada lagi pungutan yang dibebankan ke orang tua siswa.
“Pemkab Semarang juga telah membantu beasiswa kepada siswa SD dan SMP. Upaya ini dalam rangka membantu mereka tetap bisa bersekolah. Jika ada pungutan liar dimungkinkan terjadi kasus putus sekolah,” tegas Bupati.
Bupati juga meminta para kepala sekolah untuk memperhatikan siswa yang kurang mampu. Tujuannya agar mereka tetap bisa menuntut ilmu dengan baik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto selaku narasumber dalam sosialisasi mengimbau kepala sekolah untuk tidak lagi melakukan pungutan tanpa dasar hukum. Sebagai salah satu penanggung jawab dalam satgas Saber Pungli, Sekda menegaskan pihak sekolah untuk melibatkan komite sekolah jika ingin meminta sumbangan dari orang tua atau wali murid. Sehingga dapat disepakati sumbangan yang tidak membebani.
