Distribusi Stabil, Lonjakan Konsumsi Picu Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram

JEPARA, Cakram.net – Kelangkaan elpiji subsidi ukuran tiga kilogram di Jepara, disebabkan adanya lonjakan konsumsi dari masyarakat, bukan karena pengurangan distribusi.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma Raharjo, dilansir dari jatengprov.go.id, Senin 9 September 2024. Menurutnya, meski ada penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) sesuai SK Gubernur Jawa Tengah per 22 Agustus 2024, dari Rp15.500 menjadi Rp18 ribu, stok elpiji tiga kilogram tetap stabil.

“Informasi yang kami dapat, tidak ada pengurangan. Hanya konsumsi meningkat,” ungkap Ferry.

Untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, pihaknya telah mengajukan tambahan kuota elpiji kepada Pertamina. Itu dilakukan pada pekan pertama September 2024.

“Kita tidak menyebut angka, hanya mengajukan tambahan untuk menambah ketersediaan di lapangan,” terangnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *