Wujudkan Ekosistem Inklusif, Kabupaten Semarang Gelar Gebyar Pendidikan Inklusif 2026

UNGARAN, Cakram.net — Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan komitmennya membangun pendidikan ramah disabilitas melalui kegiatan Gebyar Pendidikan Inklusif 2026 yang mengusung tema Setara, Berkolaborasi, dan Berdampak.

Kegiatan ini merupakan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas inklusi.

Plt Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, M. Taufiqurrohman, menekankan pentingnya perubahan paradigma pendidikan inklusif.

“Kita harus bergeser dari pendekatan belas kasihan menjadi pemenuhan hak. Saat ini terdapat 1.384 peserta didik disabilitas yang harus mendapat akomodasi layak,” kata dia.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci memastikan layanan pendidikan setara dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.

Kepala Kankemenag Kabupaten Semarang, Ta’yinul Birri Bagus Nugraha, menambahkan pihaknya telah membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD).

“ULD hadir sebagai pusat dukungan teknis agar peserta didik memperoleh akomodasi yang layak tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *