SRAGEN, Cakram.net – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Embung Plosorejo di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Rabu 4 Maret 2026. Keberadaan embung tersebut diharapkan menjamin ketersediaan air irigasi bagi sekitar 50 hektare lahan pertanian, sehingga petani bisa panen selama tiga kali selama setahun.
Dalam sambutannya, Luthfi menyatakan, air merupakan faktor utama dalam keberhasilan sektor pertanian. Karenanya, perlu menjadi perhatian dengan baik. “Dalam pertanian itu kuncinya air. Wong (orang) menanam itu kuncinya banyu (air). Karena itu kita bangun embung untuk menampung air hujan, supaya saat kemarau masih bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah,” ujarnya, dilansir dari jatengprov.go.id.
Luthfi mengatakan, pembangunan embung merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan air baku, serta memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.
Embung Plosorejo juga menjadi embung ketiga yang diresmikan pada awal 2026, setelah sebelumnya pemerintah provinsi meresmikan Embung Karangjati di Kabupaten Blora dan Embung Geblog di Kabupaten Temanggung.
Gubernur berharap, embung tersebut dapat dikelola dan dirawat bersama oleh masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Embung ini harus dirawat bersama. Jaga kebersihannya dan manfaatkan dengan baik untuk mendukung pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
