Perkuat Branding ‘Kota Festival’, Pemkot Yogyakarta Orkestrasi Ribuan Event Setahun

YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta terus mematangkan strategi penguatan citra sebagai “Kota Festival” melalui penguatan kalender kegiatan (event) yang terintegrasi dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa deklarasi sebagai Kota Festival harus diikuti dengan penguatan konsep, kurasi, serta kolaborasi lintas sektor. Tujuannya, agar festival di Yogyakarta benar-benar menjadi magnet utama bagi wisatawan.

“Kita ingin ke depan orang datang ke Jogja bukan karena kebetulan ada acara, tetapi memang sengaja datang untuk menghadiri event tertentu,” ujar Wawan, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Kamis 16 April 2026.

Wawan mencatat, selama ini terdapat lebih dari 1.000 event yang digelar di Kota Yogyakarta setiap tahunnya. Namun, belum semua agenda tersebut memiliki kualitas dan dampak optimal. Untuk itu, Pemkot melakukan “orkestrasi” kegiatan lintas Perangkat Daerah agar lebih terarah dan saling mendukung.

Strategi ini juga dirancang untuk mengisi tantangan masa sepi pengunjung (low season) pada periode Februari hingga April. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari Pekan Budaya Tionghoa, perayaan Imlek terintegrasi, hingga pengemasan Ruwahan Agung dan lomba takbiran yang ikonik saat hari raya. Bahkan, pada Oktober nanti, Pemkot menyiapkan rangkaian HUT Kota Jogja selama satu bulan penuh.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *