Pemkot Yogyakarta Siapkan Psikolog dan Pendampingan Hukum bagi Korban Little Aresha

YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta mengambil langkah tegas merespons kasus dugaan penelantaran dan kekerasan anak yang terjadi di tempat penitipan anak atau day care Little Aresha. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama dinas terkait Pemkot Yogyakarta menemui sejumlah orang tua korban pada, Minggu 26 April 2026. Pemkot Yogyakarta akan memberikan pendampingan mulai psikologis dan hukum sampai membantu mencarikan day care lain yang aman.

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir 3 jam itu Hasto Wardoyo mendengarkan keluhan dan harapan dari sekitar 10 orang  perwakilan orang tua yang menjadi korban dugaan penelantaran dan kekerasan Day Care Little Aresha. Hasto turut bersedih atas perlakuan- perlakuan yang diindkasikan kepada anak-anak di day care itu. Oleh sebab itu, Pemkot Yogyakarta bersama lembaga terkait akan melakukan pendampingan kepada korban.

“Itu kami mendengar dari semua tadi. Tentu kami merespons hal-hal yang kemudian untuk langkah-langkah selanjutnya. Pada prinsipnya, mereka yang pertama minta perlindungan untuk anaknya dibantu karena sekarang ini dirasakan  anak-anaknya ada tanda-tanda yang kurang sehat secara psikologis,” kata Hasto, dilansir dari laman resmi Pemkot Yogyakarta, Selasa 28 April 2026.

Hasto menyampaikan, Pemkot Yogyakarta bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Yogyakarta akan segera membentuk tim pendampingan  untuk mendampingi anak-anak korban day care Little Aresha. Menurutnya butuh psikolog anak, ahli tumbuh kembang anak,  ahli gizi untuk asupan anak dan ahli parenting yang akan disiapkan.

Termasuk melakukan pendampingan bagi orang tua korban yang mengalami suatu gangguan, karena stres dengan kondisi perlakuan kepada anak-anak mereka. “Kita punya psikolog-psikolog yang ada di psikolog klinis di puskesmas jumlahnya ada 18 juga kita siapkan,” ujarnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *