UNGARAN (Cakram.net) – DPP PDI Perjuangan (PDIP) memberikan rekomendasi kepada Sekretaris DPC PDI Kabupaten Semarang Bondan Marutohening sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang periode 2019-2024. Surat rekomendasi DPP PDIP itu sudah diserahkan ke Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang untuk ditindaklanjuti.
Selama memimpin lembaga DPRD Kabupaten Semarang, Bondan akan didampingi 3 orang Wakil Ketua yang berasal dari PPP, PKB dan PKS. Mereka adalah Nurul Huda, Muzayinul Arif dan Muhammad Jauhari Mahmud. Empat pimpinan DPRD Kabupaten Semarang tersebut sudah diumumkan dan ditetapkan dalam rapat paripurna internal DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (13/9/2019) lalu.
‘’Empat calon pimpinan DPRD ditunjuk oleh partainya masing-masing berdasarkan perolehan suara terbanyak. Untuk jabatan Ketua DPRD dari PDIP, sedangkan tiga orang Wakil Ketua DPRD secara berurutan sesuai perolehan suara terbanyak dari PPP, PKB dan PKS,’’ ungkap Sekretaris DPRD Kabupaten Semarang, Budi Kristiono, Minggu (15/9/2019).
Menurut Budi, PDIP menunjuk Bondan Marutohening sebagai pimpinan DPRD. Kemudian PPP menunjuk Nurul Huda, PKB menunjuk Muzayinul Arif, sedangkan PKS menunjuk Muhammad Jauhari Mahmud. ‘’Kita akan terbitkan keputusan DPRD Kabupaten Semarang tentang penetaan calon ketua dan wakil ketua DPRD periode 2019-2024,’’ ujarnya.
Budi mengungkapkan, pihaknya akan segera menyampaikan peresmian atau penetapan pimpinan DPRD Kabupaten Semarang periode 2019-2024 ke Gubernur Jateng. Diharapkan SK Gubernur Jateng bisa segera turun. ‘’Kita sampaikan ke gubernur hari Senin (16/9/2019). Ketentuannya di gubernur paling lama 7 hari, tapi harapan kami sebelum tujuh hari SK gubernur turun,’’ katanya.
Terpisah, Calon Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan dirinya akan menerapkan pola lama dalam membangun komunikasi antar fraksi maupun alat kelengkapan DPRD. Karena pola komunikasi DPRD periode sebelumnya sudah berjalan baik. ‘’Pola lama masih kita pakai. Anggota dewan baru yang bukan incumbent, akan kita ajak komunikasi agar bisa menyesuaikan pola komunikasi yang sudah terbangun sebelumnya,’’ kata.
Kata Bondan, kedisplinan anggota DPRD juga akan menjadi perhatiannya selama memimpin DPRD Kabupaten Semarang. Setidaknya, tingkat kedisiplinan anggota DPRD periode 2019-2024 dalam melaksanakan tugas sama dengan DPRD periode sebelumnya. ‘’Insyaallah akan kita tingkatkan, paling tidak sama seperti periode sebelumnya. Kita akan pendekatan ke fraksi dan secara personal agar tanggung jawab sebagai anggota dewan bisa dijalankan sebaik-baiknya,’’ tandas anggota DPRD dua periode itu. dhi
