SALATIGA (Cakram.net) – Panitia Ambarawa Heritage Run (AHR) 2019 bersama Rudy Project menggelar program We Serve Love and Peace to Indonesian Veteran di Laras Asri Hotel Salatiga, Selasa (24/9/2019). Selain pemeriksaan kesehatan mata, dalam kegiatan ini ada pemberian bantuan alat baca kepada 112 veteran dan janda veteran dari Salatiga dan Kabupaten Semarang.
Ketua Umum Ambarawa Heritage Run 2019, Fransisca Romana menjelaskan pemberian bantuan alat bantu baca kepada veteran tersebut merupakan bagian dari acara lomba lari yang akan diselenggarakan tanggal 26-27 Oktober 2019. “Harapan kami para pelari bisa terinspirasi perjuangan para pahlawan. Sebab rute yang dilewati para pelari adalah area pertempuran,” ungkapnya.
Founder Rudy Project, Julita Saragih menambahkan produknya dikhususnya untuk olahraga dan militer. Kacamata produknya sudah dipakai para tentara untuk melindungi mata mereka saat beraktivitas di tempat terbuka yang sarat terkena sinar matahari maupun saat latihan menembak atau terjun payung. “Kami pertama kali bekerjasama dengan TNI pada 2006 untuk pasukan yang berangkat ke Lebanon. Sekarang pasukan penjaga perbatasan juga sudah memakai,” jelasnya.
Salah satu veteran, Slamet (62) mengaku adanya bantuan alat baca tersebut sangat membantu aktivitasnya karena mata kirinya ada gangguan sehingga pernah dioperasi. Setelah tak lagi menjadi TNI, dia bekerja sebagai tukang jahit untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. ‘’Semoga saya lebih teliti melihat benang dan jarum dengan adanya bantuan kacamata ini,’’ ucapnya disela mengikuti pemeriksaan mata.
Sebagai tukang jahit di usia yang terus menua, Slamet mengatakan mata adalah panca indra yang paling vital untuk mendukung aktivitasnya. Dia mengaku matanya seringkali ‘bermasalah’ lantaran jarang diperiksakan. ‘’Periksa kalau ada acara. Ini kesempatan untuk melihat kondisi mata saya,” akunya. dhi
