Seduh Kopi Sambil Nikmati Pemandangan Rawapening

BAWEN (Cakram.net) – Deretan alat penyeduh kopi mulai pemanas air, gilingan biji kopi, penyaring, hingga cangkir terjajar rapi di atas meja panjang Lobi Banaran Sembilan Resort di Kompleks Kampung Kopi Banaran Bawen, Kabupaten Semarang. Semua peralatan itu sengaja disediakan bagi pengunjung yang tertarik untuk belajar menyeduh kopi secara benar. Seorang barista profesional siap untuk berbagi ilmu tentang menyeduh kopi kepada penungjung .

Di kelas brewing atau menyeduh, pengunjung bisa mencoba berbagai jenis seduhan kopi seperti kopi tubruk, drip, v60, espresso, dan berbagai teknik menyeduh lainnya. Di awal, pengunjung akan diajari cara memilih biji kopi yang tepat, serta menentukan tingkat kelembutan penggilingan biji kopi sesuai cara menyeduh yang akan digunakan. Kopi yang disediakan pun biji kopi pilihan dari perkebunan setempat.

Ismi Agung Sawitri (20), pengunjung asal Kota Semarang tertarik belajar teknik menyeduh kopi. Karena dia ingin mempraktekkan di rumah. “Selama ini kalau ngopi cuma dicampur gula, sehingga rasanya manis. Ini tadi dengan v60 yang saya kira pahit ternyata rasanya sedikit asam dan segar,” ungkapnya.

 

Ismi Agung Sawitri, pengunjung asal Kota Semarang memasang kopi untuk seduhan v60. Foto : Yudha.

 

Yang menarik, kopi hasil seduhan bisa dinikmati sendiri sembari melihat pemandangan alam, yakni hamparan luas Danau Rawapening dengan latar Gunung Merbabu dan Telomoyo. Karena lokasi Banaran Sembilan Resort memang berada tak jauh dari kawasan Danau Rawapening. Sehingga pengunjung dapat menikmati nikmatnya minum kopsi sembari bersantai melihat pemandangan dari tempat yang sudah disediakan pihak pengelola resort.

Menurut Manajer Kampung Kopi Banaran, Widya Banu Aji, potensi tersebut menjadi salah satu unggulan untuk menarik pengunjung, terutama mereka yang ingin belajar cara menyeduh kopi. “Kelas brewing ini sengaja dibuka untuk melengkapi atraksi wisata perkebunan kopi yang selama ini sudah berjalan, seperti petik kopi serta kunjungan ke pabrik atau pengolahan kopi,” jelasnya. Yud/dhi

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *