Pemkot Yogyakarta Wacanakan Pengelolaan Arsip Secara Digital

Berbagi berita ...

YOGYAKARTA, Cakram.net – Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan kearsipan merupakan sumber informasi dan alat pengawasan yang sangat diperlukan dalam setiap instansi. Hal ini bermanfaat dalam kegiatan perencanaan, penganalisaan, pembangunan, pembuatan laporan, dan pengambilan keputusan.

“Sedemikan pentingnya arsip bagi penunjang kegiatan, sehingga setiap instansi mempunyai cara penanganan dan cara penyimpanan arsip yang berbeda, baik digunakan keperluan internal sebagai alat analisa maupun pengambilan keputusan. Kedepan pengelolaan kearsipan Pemkot Yogyakarta akan dilakukan secara digital,” jelas Heroe saat acara penyerahan Laporan Audit Kearsipan Internal (LAKI) Tahun 2020 di Ruang Yudhistira Balai Kota Yogyakarta, Selasa (8/12/2020).

Menurut Heroe, dalam pelaksanaan tugas-tugas kearsipan akan memerlukan sumber daya manusia (SDM) terpilih yang mampu berkompetensi, baik berdasarkan latar belakang pendidikan khusus kearsipan maupun memenuhi persyaratan mental yang baik. Tanpa adanya SDM yang memadai maka penataan arsip tidak dapat berjalan dengan baik.

Kata Heroe, Pemkot Yogyakarta terus komitmen dan bertekad untuk menjadikan bidang kearsipan tidak lagi dipandang sebagai urusan yang selalu terpinggirkan tetapi sebagai pokok arsip disetiap unit kerja.

“Saya mengingatkan bahwa dalam tata kelola sebuah organisasi maka kearsipan merupakan bagian integral dan sangat penting, terlebih lagi Pemkot Yogyakarta merupakan lembaga pemerintah yang dituntut untuk terus melakukan perubahan dalam segala bidang termasuk kearsipan,” tandasnya.

Heroe berharap melalui kegiatan penyerahan LAKI tersebut dapat menciptakan budaya tertib pengelolaan kearsipan. Sehingga pihaknya akan mempunyai peta potensi Kota Yogyakarta.

“Dengan adanya audit ini akan memberi ruang bagi objek pengawasan untuk melakukan perubahan, bagaimana terciptanya arsip dan pengelolaan arsip secara prosedural dan sistemik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Heroe menyerahkan LAKI kepada sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Yogyakarta yang memiliki nilai lebih dalam pengelolaan arsip, di antaranya kepada Direktur RS Jogja, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Camat Ngampilan, Camat Kotagede, Kepala Bidang Organisasi Setda, serta Kepala Bagian Umum Setda. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *