Pekerja Pariwisata di Kabupaten Semarang Divaksin Covid-19

UNGARAN, Cakram.net – Pekerja pariwisata di Kabupaten Semarang mulai mendapatkan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya menekan penyebaran virus corona. Pada Kamis 22 Juli 2021, PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN IX) bersama Kampoeng Kopi Banaran (Kakoba) menggelar vaksinasi Covid-19 bagi pekerja pariwisata. Vaksinasi ini akan dilanjutkan untuk masyarakat umum di sekitar Kakoba pada Jumat 23 Juli 2021.

Program vaksinasi bertajuk ‘Vaccine on The Sky’ ini menyasar 1.000 pekerja pariwisata, pekerja perhotelan dan restoran di bawah BPC Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Kabupaten Semarang serta 1.000 masyarakat umum, di sekitar Kakoba

“Vaksinasi hari ini merupakan program kolaborasi antara PTPN IX, Dyandra Banaran Nusantara (pengelola Kakoba), BPC PHRI Kabupaten Semarang serta Kodam IV/Diponegoro. Ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR PTPN IX sebagai BUMN Perkebunan dalam mendukung percepatan vaksinasi Covid-19,” jelas Direktur PTPN IX, Tio Handoko.

Tio mengungkapkan vaksinasi digelar 15 kabupaten di Jawa Tengah karena wilayah kerja PTPN IX ada di 15 kabupaten dan pelaksanaannya berkoordinasi dengan Gubernur Jateng, Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro. Untuk di Kabupaten Semarang, kegiatan dipusatkan di Banaran Sky View dan kantor pusat PTPN IX di Kota Semarang.

“Karena Kakoba merupakan pelopor resto dan agro wisata di Kabupaten Semarang, tidak ada salahnya memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja sektor pariwisata, perhotelan dan restoran,” ungkapnya.

Menurut Tio, vaksinasi juga menyasar di sekitar kawasan kebun PTPN IX dan keluarga para karyawan. Total sasaran sebanyak 2.000 orang.

“Kalau nanti masih dibutuhkan lagi, kami sudah koordinasi untuk menggelar program vaksinasi dengan cakupan masyarakat yang lebih banyak,” ujarnya.

General Manager Kakoba, Frina Bonita menambahkan, vaksinasi hari ini dikhususkan pekerja pariwisata serta seluruh karyawan dan keluarga karyawan Kakoba.

“Jumat besok untuk masyarakat umum di sekitar kebun PTPN IX di Banaran, seperti warga Bawen, Asinan, Sumurup dan lainnya dengan target 1.000 orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, vaksinasi bagi pelaku pariwisata sangat dinantikan karena baru sekitar 25 persen dari sekitar 4.000-an pekerja dan pelaku pariwisata di Kabupaten Semarang yang sudah mendapatkan vaksinasi. Selain memberikan perlindungan, vaksinasi ini memberikan kenyamanan dan keyakinan kepada masyarakat (wisatawan) bahwa pekerja pariwisata telah divaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jika pekerja pariwisata sudah terlindungi oleh vaksin Covid-19, harapannya kegiatan pariwisata di Kabupaten Semarang bisa menggeliat lagi, walaupun harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketat,” katanya.

Salah satu pekerja pariwisata di Kabupaten Semarang, Basuki (29) mengaku pekerja pariwisata sangat terdampak dengan fakumnya berbagai kegiatan wisata. Ia berharap perpanjangan PPKM Darurat segera berakhir dan aktivitas pariwisata di Kabupaten Semarang bisa berjalan lagi meski bertahap.

“Kami mengaharapkan itu agar kehidupan kembali normal, bisa menghidupi anak dan istri dengan dibukanya kembali pariwisata di kabupaten Semarang,” ujarnya. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *