UNGARAN, Cakram.net – Hingga Minggu pagi 24 Oktober 2021 sebagian warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang masih merasakan getaran akibat gempa magnitudo yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. Meskipun aktivitas warga masih berjalan normal, namun sebagian warga memilih tinggal di luar rumah dengan mendirikan tenda di pinggir jalan kampung setempat, guna mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.
Warga Ambarawa dan sekitarnya merasakan adanya gempa pada Jumat malam hingga Sabtu 23 Oktober 2021. Bahkan Minggu pagi getaran akibat gempa masih dirasakan oleh warga. Setidaknya dua kali getaran kecil dirasakan oleh warga Ambarawa.
Untuk mengantisipasi gempa susulan, Minggu pagi sebagian warga Lingkungan Gempol RT 5 RW 2 Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, masih bertahan di tenda yang mereka dirikan di pinggir jalan perkampungan setempat sejak Sabtu 23 Oktober 2021. Pendirian tenda secara swadaya tersebut karena dirasa lebih aman dari guncangan gempa.
“Warga merasa khawatir karena masih merasakan guncangan gempa. Sebagian warga memilih berada di luar rumah karena rumahnya merupakan bangunan tua dan memprioritaskan keamanan anak-anak. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan akibat gempa,” ungkap Ketua RT 5, Yunawan Putranto.
