Minggu Pagi Terjadi Gempa Susulan, Warga Ambarawa Dirikan Tenda

Yunawan mengungkapkan, ada 10 tenda yang dibeli secara swadaya. Namun yang didirikan dan digunakan oleh warga baru lima tenda.

“Kalau masih ada warga yang ingin tinggal di luar rumah akan kita dirikan tenda lagi,” ujarnya.

Menurut Yunawan, warga merasakan guncangan gempa pada Jumat malam 22 Oktober 2021 sekira pukul 23.00 WIB hingga Sabtu 23 Oktober 2021 pukul 22.00 WIB. Setidaknya ada 22 kali guncangan yang dirasakan oleh warga. Bahkan Minggu pagi warga kembali merasakan dua kali guncangan.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan berdasarkan informasi dari BMKG bahwa gempa yang terjadi di Ambarawa dan sekitarnya termasuk gempa dangkal. Meski skalanya masih di bawah 4 skala richter (SR), gempa masih akan terjadi sehingga tetap harus diwaspadai.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *