Minggu Pagi Terjadi Gempa Susulan, Warga Ambarawa Dirikan Tenda

“Kami mengimbau warga untuk tidak panik, tapi tetap selalu waspada. Ketika terjadi gempa cukup kuat, upayakan menghindar dari bangunan,” imbaunya.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha meminta warganya yang berada di lima kecamatan, yakni Ambarawa, Banyubiru, Jambu, Bawen dan Tuntang untuk tetap waspada dan siaga, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan ketika terjadi gempa susulan. Ia berharap gempa susulan yang masih dirasakan tidak  sampai menimbulkan kerusakan cukup berat.

“Semoga warga tetap diberikan keselamatan. Kami minta warga tetap waspada dan siaga, apalagi masih terjadi gempa susulan di wilayah Ambarawa dan sekitarnya,” katanya.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi di Ambarawa dan sekitarnya sampai Minggu 24 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB telah terjadi 29 kali gempa bumi susulan. Gempa yang terjadi terkluster di daerah yang dilalui  sesar Merapi, Merbabu, Telomoyo dan Rawapening. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta beraktivitas secara normal. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *