Pemkot Yogyakarta Dapat Bantuan Mobil Laboratorium PCR dari Kemenkes

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan, jumlah pasien Early Warning Score (EWS) atau skor risiko klinisnya juga memiliki maksimal pemeriksaan. Ketika pasien hasil EWS-nya di bawah 10, maka dikategorikan pasien suspek, sedangkan untuk memastikan positif atau negatif COVID-19 perlu kecepatan pengujian spesimennya.

“Adapun kapasitas pemeriksaan mesin sebanyak 94 spesimen untuk sekali proses selama 4 jam. Keberadaan Mobil Lab PCR dapat membantu pemerintah dalam mengidentifikasi kondisi pasien yang terpapar COVID-19 sehingga memudahkan tim medis melakukan penanganan pasien yang terinfeksi virus tersebut,” jelasnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *