“Karena warga yang terindikasi positif sudah melaksanakan isolasi mandiri di rumah atau di shelter di Bener Tegalrejo, maka shelter Giwangan belum dipakai hingga saat ini. Harapannya penderita Covid-19 terus menurun,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr Okto Heru Santosa mengatakan, saat ini Pemkot Yogyakarta menyediakan shelter isolasi terpadu di Rusunawa Bener Tegalrejo dengan kapasitas 42 unit, dimana satu unit terisi dua pasien.
“Pemerintah sudah menyediakan shelter isolasi terpadu di Rusunawa Bener. Bahkan Pemkot Yogya juga menambah satu gedung rusunawa di lokasi yang sama di Bener Tegalrejo untuk difungsikan sebagai shelter isolasi bagi pasien Covid-19,” jelasnya.
Okto menambahkan, hingga saat ini Selasa 1 Maret 2022 di Rusunawa Bener Tegalrejo sudah terisi 50 orang penderita Covid-19. Dengan adanya shelter di wilayah ini sangat membantu pemerintah dalam penyediaan isolasi mandiri di masa pandemi saat ini. (Cakram)
