“Dengan penyediaan lahan ini merupakan jalan terbaik bagi warga, karena hampir 50 persen warga juga tidak memiliki lahan luas lebih dari 100 meter. Itu yang menjadi prihatin kita,” ucapnya.
Setiap akhir pekan warga Dusun yang terdampak pembangunan jalan tol Bawen Yogyakarta ini bergotong royong membuka akses jalan, menebang kayu, hingga membangun drainase dibukit setinggi sekitar 20 meteran ini.
Dusun Diwak Karangtengah Desa Karangkajen Kecamatan Secang Kabupaten Magelang memiliki 75 KK atau sekitar 500 jiwa yang akan terdampak pembangunan tol Bawen Yogyakarta. Di tanah impian baru ini, nantinya mereka akan terbentang jalan dan ruang pemukiman lengkap dengan fasilitas umum, drainase, jaringan listrik dan air bersih.
Bahkan bagi warga Dusun Diwak dengan adanya lahan hibah ini mereka memiliki harapan pasti hidup lebih rukun damai bersama warga lain meski harus meninggalkan kampung halaman.
