BOYOLALI, Cakram.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali telah memperbolehkan masyarakat untuk menggelar salat Id atau Idul Fitri di lapangan ataupun di masjid. Pelaksanaan salat Id tersebut tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) sehingga Lebaran tahun ini masyarakat tetap aman dan nyaman.
“Untuk salat Idul Fitri menggunakan masjid dan lapangan lapangan. Bagi yang menggunakan lapangan silahkan, bagi yang menggunakan masjid silahkan tetapi tetap prokes dan kapasitas hanya 75 persen dari ruangan yang dipakai,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri, dilansir dari boyolali.go.id, Kamis 28 April 2022.
Hal tersebut sesuai dengan aturan pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan diperbolehkan melaksanakan aktifitas peribadahan serta mengikuti Peraturan Bupati yang sudah ditetapkan. Meski demikian, Pemkab Boyolali mengimbau takmir masjid yang menggelar salat Id untuk menjaga prokes dengan memakai masker sehingga Lebaran kali ini masyarakat tetap sehat.
“Kepada takmir masjid silahkan melakukan salat Ied dengan prokes, jaga pakai masker jaga kesehatan untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, untuk kegiatan takbir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Masruri meminta agar tidak perlu dilakukan secara berkeliling di jalan-jalan. Tetapi cukup dilaksanakan di masjid saja.
