Menurutnya penambahan kuota di Yogya selatan itu untuk merespon permasalahan akses PPDB zonasi wilayah. Mengingat sebaran sekolah yaitu jumlah SMP Negeri di Yogyakarta selatan lebih sedikit dari Yogya utara. Dia menyatakan Yogya utara ada sekitar 11 sekolah dan Yogya selatan ada 5 sekolah. Namun pihaknya menegaskan secara prinsip antara Yogya selatan dan utara tidak ada bedanya karena calon peserta didik juga bisa mendaftar sekolah di Yogya utara dengan jalur zonasi mutu.
“PPDB diharapkan sebagai salah satu strategi untuk menjaga kualitas pendidikan di Kota Yogyakarta. Kita memberikan akses kepada calon peserta didik yang tempat tinggal dekat sekolah. Tapi siswa yang mempunyai nilai bagus dan prestasi bagus juga dapat mengakses sekolah yang diinginkan dengan proses seleksi secara transparan,” terang Budi
Dia menyebut daya tampung SMP Negeri di Kota Yogyakarta sebanyak 3.466. Sedangkan lulusan SD di Kota Yogyakarta tahun ini sebanyak 6.998. Namun masyarakat tidak perlu khawatir tidak dapat sekolah karena total daya tampung SMP/MTS di Kota Yogyakarta mencapai sekitar 9.000.
Tahapan pendaftaran PPDB SD dan SMP Negeri di Yogyakarta pada 10 sampai 23 Juni 2022. Pendaftaran dan seleksi PPDB SMP negeri secara real time online (RTO) melalui laman https://yogya.siap-ppdb.com sesuai jadwal masing-masing jalur PPDB.
“Untuk PPDB SMP, warga koa bisa mendaftar maksimal dua bahkan tiga jika ikut jalur PPDB bibit unggul. Misalnya yang pertama ikut PPDB bibit unggul, jika tidak masuk bisa ikut zona wilayah. Apabila zona wilayah tidak masuk bisa ikut zonasi mutu. Tapi jika sudah diterima bibit unggul tidak bisa daftar jalur lain,” tambahnya.
