Kisah Dhania, Gadis 16 Tahun Termakan Propaganda ISIS di Medsos

“Dhania kooperatif sekali dengan kami selama proses produksi. Sekarang dia (Dhania) berkontribusi di ruangobrol.id,” lanjutnya.

Pada kegiatan yang berlangsung sekira 3 jam itu, ada beberapa sesi tanya jawab dengan audiens. Rata-rata mereka bertanya soal tepat atau tidak ketika menumpahkan curahan hati (curhat) di media sosial hingga mengiyakan bahwa di dunia digital informasi begitu padat. Direktur KPP, Anisa Yarmasari bertindak sebagai moderator acara itu. Sempat hadir pula, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah.

Pada bagian lain, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, menyebut tidak ada toleransi bagi kelompok radikal teror.

“Sebab kalau kita biarkan, mereka akan menggurita. Mari sama-sama waspada, mari sama-sama menjaga Indonesia,” ujar Ganjar.

Dia bercerita pengalaman ada siswa SMK di Sragen mengibarkan bendera hitam. Dia mengejar anak itu diajak berdialog.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *