“Jika misalnya di sekolah terdapat siswa yang menunjukkan sikap radikal, maka pihak sekolah harus membina. Kalau enggak bisa kita ngobrol saja, perlu enggak sekolah itu ditutup karena argumentasi penolakannya itu pokoknya tidak boleh hormat bendera,” tutup Ganjar. (rls)
