“Kita berharap dari Pemerintah Daerah bahwa masyarakat semuanya ikut mendukung, kami harap dari bapak camat, kepala desa mari kita sambut ruas jalan tol ini sebuah langkah besar dan strategis dari pemerintah untuk membantu mewujudkan masyarakat Kabupaten magelang lebih sejahtera,” ajaknya.
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang, Triyono melaporkan, tahapan-tahapan pengadaan tanah terdiri dari perencanaan, persiapan dan pelaksanaan. Saat ini kegiatan untuk pembangunan ruas jalan tol Yogyakarta-Bawen telah memasuki tahapan pelaksanaan pembebasan tanah.
Pihaknya telah menyusun pelaksana pengadaan tanah sekertariat Satgas A dan Satgas B, yang akan melaksanakan rangkaian kegiatan pelaksanaan pengadaan tanah mulai dari inventarisasi dan identifikasi sampai dengan pembayaran ganti rugi kepada para pihak yang berhak.
“Kami mengharapkan kerja sama antara kita semua, sehingga progam prioritas nasional ini berjalan dengan lancar dan dapat selesai sesuai rencana,” ujarnya.
Untuk diketahui pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan ruas jalan tol Yogyakarta-Bawen di Kabupaten Magelang terdiri dari 44 desa di 7 kecamatan, yaitu Ngluwar, Muntilan, Mungkid, Candimulyo, Tegalrejo, Secang dan Grabag dengan total hampir 7.000 bidang tanah. (Cakram)
