“Kami menginginkan pemimpin yang egaliter, merakyat dan dekat dengan rakyat. Orang yang kami harapkan itu ya mas Ganjar. Kami gelar acara ini supaya para elit politik di Jakarta mendengar bahwa mas Ganjar adalah yang terbaik menjadi pemimpin penerus Jokowi, bukan pengganti,” katanya.
Ganjar menurut warga Yogyakarta, lanjut Agus, adalah pemimpin yang baik. Dan warga Yogyakarta meyakini, bahwa orang baik tidak boleh berjalan sendiri.
“Untuk itu kami akan bersama mas Ganjar. Yakinlah mas Ganjar tidak sendiri. Kami juga sengaja mengajak bregada dan menggelar acara di Tugu Yogyakarta karena mas Ganjar selalu peduli pada seni budaya. Selain itu Yogyakarta juga kota budaya dan sentuhan budaya dalam politik itu akan membuat lebih indah,” pungkasnya.
Selain di Tugu Yogyakarta, acara doa bersama untuk Ganjar dan Indonesia juga digelar serentak hari ini di sejumlah tempat. Ada di Jateng Jatim, Jabar, Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sumsel, Bengkulu, Jambi, Sumut, Kalsel, Kalteng, Sulsel, NTT dan lainnya. (rls)
