Terkait harga, ayah dari dua anak ini menerapkan pola kekeluargaan dimana setiap kerajinan ada nilai tawar dengan variasi harga mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kerumitannya.
Dari pesanan yang masuk itu, Anhari memiliki omset minimal Rp10 juta hingga Rp15 juta dalam setiap bulannya. Jumlah itu juga masih ia bagi dengan warga yang jadi mitra karyawan usahanya.
“Sudah jiwa saya, mungkin dikerajinan sehingga banyak relasi teman dan rejeki sedulur (saudara),” ucap Anhari. (Cakram)
