Proyek lainnya, pematangan lahan TPST Bojong. DPUPR melakukan peningkatan jalan yang semula masih berbentuk pondasi jalan menjadi perkerasan beton (Rigid Pavement), sebagai akses menuju lahan inti yang akan digunakan untuk Pembangunan TPS-3R skala kota. Pembuatan jalan beton ini dilengkapi dengan saluran air di kiri dan kanan, yang berfungsi sebagai drainase.
Berikutnya, fisik pemeliharaan berkala/rehabilitasi jalan (khusus kota) pemeliharaan berkala Jalan Barito II berupa trotoar pedestrian jalan kota, peningkatan saluran drainase jalan dan rehabilitasi/peningkatan jalan kota. Pembangunan jalan kampung Nambangan berupa talud retaining wall yang berfungsi untuk jalan di pinggir sungai, agar terhindar dari timbulnya bahaya tanah longsor utamanya saat musim hujan.
“Selain itu, ada juga proyek fisik rehabilitasi/ peningkatan saluran drainase Jalan Tidar Salakan, Jalan Ambon, dan Jalan Perum Depkes. Termasuk peningkatan saluran drainase perkotaan kawasan Jalan Diponegoro, saluran drainase Kampung Dalangan-Sungai Progo,” terangnya.
Dilakukan pula pembangunan Gedung NICU atau Neonatal Intensive Care Unit RS Budi Rahayu berupa gedung pelayanan perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak, yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital, serta pembangunan NICU/PICU RSUD Tidar Magelang.
“Proyek lain yang tak kalah strategis adalah IKM Center. Fasilitas ini dalam rangka mendukung pengembangan Kawasan Superproritas dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur dan sekitarnya,” pungkas Puji. (Cakram)
