Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Magelang Romza Ernawan yang terhubung via telepon menuturkan, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah sudah berkomunikasi dengan pihaknya, terkait data kerusakan lahan pertanian. Ia menerangkan, pembersihan abu vulkanik di lahan pertanian, hingga saat ini masih dilakukan.
Rencananya, pembersihan masif juga akan dilakukan secara bergotong royong, antara penyuluh, gabungan kelompok tani (gapoktan) dan perangkat desa pada tanggal 17 Maret besok. Komoditas yang dibersihkan adalah tanaman cabai, dengan luas lahan sekitar 35 hektar. Jumlah yang terlibat diperkirakan mencapai 200 orang. (rls)
Halaman: 1 2
