Politik Cerdas dan Santun untuk Pemilu Damai di Kota Yogyakarta

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta Ignatius Trihastono, yang juga sebagai narasumber menyampaikan, media digital khususnya media sosial bukan satu hal asing bagi sebagian besar masyarakat Kota Jogja.

“Pemilihan media kampanye tentu harus disesuaikan dengan segmentasi siapa yang akan disasar, termasuk pada media digital, maka kecakapan digital untuk membuat dan mengkomunikasikan konten atau informasi yang edukatif dan positif, harus dikuasai secara kognitif juga teknis,” paparnya.

Pemilu dan rangkaiannya, lanjut Trihastono pada dasarnya adalah satu tahapan yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat, tinggal bagaimana pelaksanaan pesta demokrasi ini dapat terwujud dengan damai, tidak hanya diebankan pada penyelenggara dan peserta.

“Pada rangkaian Pemilu termasuk kampanye melalui media digital dan secara langsung, tentu diperlukan upaya dan peran masing-masing dari penyelenggara, peserta, dan masyarakat, untuk secara kolektif bisa membangun kondisi Pemilu mulai dari proses hingga hasil, lebih sahih dan damai, serta lebih asik dan bermartabat,” tambahnya.

Di sisi lain, narasumber lainnya Faiz Kasyfilham dan Dhevy Dhian yang merupakan akademisi dari Universitas Gadjah Mada, mengajak agar Parpol dapat melibatkan anak muda menjadi bagian penting, tidak hanya sebatas menjadi pemilih. Sehingga tercipta kepedulian dan partisipasi aktif dari anak muda dalam proses demokrasi. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *