Jelang Idul Adha Pemkot Yogyakarta Lakukan Pemantauan Hewan Kurban

Namun, untuk ketersediaan stok sapi atau kambing yang dimiliki peternak di Kota Yogyakarta sangat terbatas dalam memenuhi permintaan masyarakat.

Untuk tahun lalu stok sapi yang dibutuhkan sebanyak 2.200 ekor tetapi di Kota Yogyakarta hanya ada 100 ekor saja. Sedangkan stok kambing dibutuhkan 3.500 ekor namun hanya tersedia 500 ekor. Oleh karenanya dibutuhkan pasokan hewan kurban dari luar kota.

“Kurangnya pasokan hewan sapi dan kambing di Kota Yogyakarta membuat masyarakat membeli hewan di luar kota. Boleh-boleh saja asalkan hewan tersebut memenuhi syarat dengan memiliki keterangan surat kesehatan hewan kurban dari daerah asal pengambilan hewan,” ujarnya.

Suyana menghimbau, untuk warga Kota Yogyakarta tidak mencuci isi perut (jeroan) hewan kurban di sungai. Sebab, selain air di sungai mengandung E coli, saat mencuci di sungai dapat mencemari sungai itu sendiri.

“Kami menghimbau untuk warga Kota Yogyakarta agar tidak membuang/mencuci isi perut hewan kurban ke sungai. Ini dapat mencemari sungai dan membawa bakteri yang menempel seperti E coli yang bisa menyebabkan sakit perut,” jelasnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *