“Kalau belum mampu, silakan diskusikan di dalam organisasi, agar sentuhan teknologi bisa dimanfaatkan bersama untuk pengembangan usaha,” katanya.
Terkait jenis usaha konvensional yang masih dipertahankan, dia mendorong pengelolaan organisasi yang solid.
“Misalnya seperti ojek wisata religi Sunan Kudus. Meski konvensional, dia tidak tergeser ojek daring karena organisasinya solid,” pungkasnya. (Cakram)
Halaman: 1 2
