“Kita harus mencari jalan keluar untuk kebutuhan masyarakat. Energi dan pangan harus bisa dipenuhi. Kita harus menjalin kerja sama dalam kaitan dengan era ekonomi baru,” ujar Ganjar saat berdialog dengan Cameron Dick.
Ganjar menambahkan, saat ini Indonesia mulai mengembangkan ekosistem untuk energi baru terbarukan. Ekosistem itu akan dimulai dari Jawa Tengah. Maka dari itu, kerja sama antara Indonesia dengan Australia sangat penting untuk menciptakan leader dalam industri baterai.
Sebab, Indonesia mempunyai nikel dan Australia mempunyai teknologi yang dapat dikembangkan bersama. Begitu juga dengan Waste to Energy (WTE) yang mulai dikembangkan di Jawa Tengah.
“Mudah-mudahan hubungan antara Queensland dengan Provinsi Jawa Tengah makin baik, hubungan Indonesia dengan Australia makin baik, karena Australia adalah tetangga penting buat Indonesia agar kerja sama bisa ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara dan Menteri Perdagangan dan Investasi Queensland, Australia, Cameron Dick, mengatakan kedatangan ke Jawa Tengah untuk merayakan 32 sister province antara Queensland dengan Jawa Tengah. Selama puluhan tahun, kedua pihak telah saling membantu dalam membangun ekonomi.
