Ia mengaku tidak mengetahui kapan proyek pembangunan Bendungan Jragung akan selesai. Karena Pemerintah Daerah termasuk DPRD Kabupaten Semarang tidak pernah diajak ngobrol, sosialisasi, FGD dan sebagainya.
“Tapi ketika ada masalah seperti ini kami ‘ketiban sampur’ ikut menyelesaikan. Padahal kami tidak punya kewenangan apa-apa terkait pembangunan bendungan yang menjadi proyek strategis nasional,” tegasnya. (dhi)
