“Pedagang besar, tempat berdagang dan gudang akan diperiksa memastikan tidak ada penimbunan,” imbuhnya.
Saat ini, komoditas yang mahal adalah beras, sehingga kini sedang dicermati apakah ada penimbunan.
“Kita waspadai itu, tapi selama ini belum ada indikasi, tetapi tetap akan kita laksanakan dalam rangka nanti menghindari adanya untuk melibatkan siapa saja yang terlibat,” jelasnya.
Dikatakan, dalam beberapa minggu terakhir tidak ada stok bahan pokok yang kosong, artinya tetap tersedia. Hanya kalau masalah kenaikan harganya memang terjadi, yang diantaranya penyebabnya adalah memang produktivitas di lokal masih rendah.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Temanggung dan TP PKK menggelar Gerakan Pangan Murah yang digelar di 20 kecamatan dan di Pendapa Pengayoman. (*)
