PURBALINGGA, CAKRAM.net – Pemerintah Kabupaten Purbalingga di bawah kepemimpinan Bupati Dyah Hayuning Pratiwi dan Wakil Bupati Sudono terus berusaha mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.
Caranya, dengan mendorong simpul-simpul perekonomian utamanya industri pengolahan dan manufaktur, pertanian, perdagangan, jasa, pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif.
“Semuanya dengan tetap berorientasi pada kemitraan, pengembangan potensi lokal serta didukung penciptaan iklim usaha yang kondusif untuk pengembangan usaha, investasi dan penciptaaan lapangan kerja,” ujar Bupati Tiwi, Jumat 01 Maret 2024.
Oleh karena itu, berbagai macam program pemulihan ekonomi terus digenjot dalam 3 tahun kepemimpinan Tiwi-Dono. Data dan fakta yang ada menunjukan pembangunan di sektor perekonomian cukup berhasil.
“Alhamdulilah pertumbuhan ekonomi terus meningkat dan realisasi investasi terus naik yang menunjukan iklim investasi di Purbalingga semakin menarik,” imbuh Bupati Tiwi.
BACA JUGA: Tahun 2024, Tradisi Dugderan di Kota Semarang Bakal Lebih Meriah
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan pertumbuhan ekonomi pada 2021 meningkat menjadi 3,19 persen dari sebelumnya pada 2020 sempat minus akibat pandemi covid 19.
Pada 2022, angka pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,41 persen, lebih tinggi capaian provinsi dan nasional 5,31 persen.
