Ia berharap, setelah longsor diperbaiki, jalan yang terputus bisa disambungkan kembali.
“Jalan yang ada tadinya jalan beton, kemudian longsor sekitar 20 meteran. Setelah nanti tanggulnya selesai diperbaiki, kalau bisa jalannya dibangun juga. Minimal diaspal hotmix dulu biar nyaman dilalui. Karena kalau harus dibeton lagi seperti semula, butuh anggaran besar. Dipilih yang cepat, agar masyarakat bisa segera melintasi jalan lagi,” imbuhnya.
Sebagai informasi, longsor di Desa Gadon terjadi pada awal Maret 2024, yang mengakibatkan jalan kabupaten ruas Ngloram – Gadon berupa rigid beton terputus, akibat tanah dasar jalan tergerus aliran Bengawan Solo. (*)
Halaman: 1 2
