MAGELANG, Cakram.net – Seni tari yang terpahat dalam bentuk relief pada dinding Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, menjadi inspirasi Eko Sanyoto untuk menciptakan tarian. Pemilik Sanggar Kinnara-Kinnari Borobudur ini mempelajari dan meniru gerakan seni tari pada relief yang terukir indah di batu candi.
“Gerakan tari yang terukir di bantu candi, menginspirasi untuk menciptakan tarian, dan sekaligus membawa berkah, karena banyak turis asing yang datang dan belajar menari di Sanggar,” kata Eko Sanyoto, dilansir dari magelangkab.go.id, Senin 6 Mei 2024.
Berkat tarian ciptaannya yang bersumber dari relief Candi Borobudur membuat Eko Sanyoto dengan Sanggar Kinnara-Kinnari, diundang ke Sydney University Australia dalam acara workshop yang akan berlangsung 29 Juli 2024.
“Ya kita syukuri, berkat mempelajari tari pada relief candi, diundang pada acara workshop, dan sekaligus promosi,” ujarnya.
Relief-relief yang terukir di dinding Candi, baik Candi Borobudur, Mendut dan Candi Pawon termasuk narasinya tersebut, justru digemari para wisatawan asing. Karena mereka tidak hanya melihat candi dengan reliefnya, tetapi bisa mempelajari dan diekspresikan dalam bentuk tarian yang bisa dilakukan sehari-hari.
