Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Wiwin Sulityowati menambahkan, penyelenggaraan Telomoyo Cup menjadi salah satu agenda wisata olahraga dirgantara yang potensial untuk dipromosikan.
Sehingga akan mampu menarik banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Semarang. Dengan begitu, sektor- sektor pendukung industri pariwisata yang ada di Kabupaten Semarang juga ikut bergirah.
Seperti akomodasi, daya tarik wisata di sekitar venue penyelenggaraan, UMKM dan industi kreatif lainnya juga akan ikut berkembang dengan adanya event tahunan ini. Terlebih kegiatan sport tourism ini sedang menjadi tren dan digemari oleh masyarakat.
“Kabupaten Semarang punya potensi venue serta daya tarik sport tourism, khususnya olahraga dirgantara dengan adanya venue dan penyelenggaraan kejuaraan gantole dan paralayang Telomoyo Cup ini,” tandasnya.
Sementara itu, dalam pembukaan Kejuaraan Terbuka Internasional Lintas Alam Terbatas Gantole Piala Telomoyo VIII kali ini juga dilakukan penandatanganan secara simbolis prasasti Telomoyo Sebagai pusat Kegiatan olahraga dirgantara.
Penandatanganan Secara simbolis dilakukan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Sudjarwanto Dwiatmoko disaksikan Ketua Harian Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI), Marsda TNI Andi Wijaya SSos dan Dirut PT Perhutani Alam Wisata (Palawi), Teddy Sumanto.
Panandatanganan prasasti ini sekaligus menandai kerjasama pengembangan gunung Telomoyo sebagai pusat olahraga gantole bertaraf internasional. (bow)
