Ketika Palajar Asal Papua Belajar Membuat Dekorasi Janur

UNGARAN, Cakram.net—Apa jadinya jika sejumlah pelajar asal Papua belajar membuat aneka kreasi dekorasi dari janur atau daun muda tanaman nyiur. Meski awalnya merasa kesulitan, mereka mereka pun senang melakukannnya setelah beberapa kali mencoba dan terbiasa.

Hal ini terungkap dari kegiatan Pelatihan Ketrampilan Dekorasi Janur, yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Pasar Bunga Bandungan (P3BB), di Balai Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kamis 25 Juli 2024.

Setidaknya ini diungkapkan oleh Jibena (18), salah satu siswi kelas XII SMA Bhakti Awam, Ambarawa, Kabupaten Semarang sekaligus salah satu peserta dalam pelatihan ketrampilan tersebut.

Gadis asal Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah ini mengaku, meski di daerah asalnya juga tumbuh tanaman nyiur namun tak banyak yang menggunakan dan memanfaatkannya untuk membuat kreasi dekorasi.

Bahkan di wilayah Indonesia bagian timur, daun tanaman turunan palma besar seperti lontar lebih familier dan populer digunakan untuk kerajinan maupun hiasan, jika dibandingkan dengan tanaman nyiur.

“Jadi ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti pelatihan membuat hiasan/ dekorasi dari janur,” ungkapnya, di sela mengikuti pelatihan, di balai Desa Jetis.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *